Dorong Pemerataan Pembangunan, Dialog DPRD Soroti Peran Pengawasan dan Partisipasi
Dialog interaktif digelar Rabu, 29 April 2026 di Hotel Quest Semarang, menghadirkan DPRD, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), dan akademisi, dengan tema "Pemerataan Pembangunan Kota Semarang Sebagai Pilar Keadilan dan Kesejahteraan Warga."
Dalam dialog tersebut, Ketua DPRD Kota Semarang, Kadar Lusman, menyampaikan, “Pemerataan pembangunan belum terlalu tampak karena masih baru, namun fokus diarahkan pada penanganan rob, banjir, ruang hijau, dan sarana olahraga.”
Ia menambahkan, “Melalui musrenbang, pokir, dan usulan langsung masyarakat, warga dapat menyampaikan suara dalam pembangunan daerah secara partisipatif.”
Kepala Bidang Pemerintahan, Pembangunan Manusia, Kebudayaan, dan Masyarakat (P3MKM) Bappeda Kota Semarang, Anum Gianingrih, menjelaskan, “Alokasi 2026–2027 diarahkan secara partisipatif, tidak berbasis wilayah tertentu, agar solusi kota tersinkronisasi dan tidak terpecah berdasarkan cakupan kelurahan/kecamatan.”
Kaprodi Magister Administrasi Publik Universitas 17 Agustus 1945 Semarang, Tri Lestari, menegaskan, “DPRD seharusnya mengawasi sejak awal hingga akhir proyek, agar eksekusi optimal dan sesuai spesifikasi,” guna mewujudkan pembangunan merata dan kesejahteraan warga.
Sumber: Humas sekretariat DPRD Kota Semarang
