Dialog Interaktif Mengenai JPO di Kota Semarang

           

Dialog Interaktif Mengenai JPO di Kota Semarang

Dialog interaktif dengan tema "Jembatan Penyebrangan Orang di Kota Semarang" di Studio Metro TV siang hari ini, Rabu (20/3) Wakil Ketua DPRD Kota Semarang, Agung Budi Margono hadir menjadi narasumber bersama dengan Dosen Planologi UNDIP, Okto Risdianto Manulang dan juga Sekretaris Dishub Kota Semarang, Kusnandir. Dalam dialog interaktif dibahas pula mengenai keberadaan Jembatan Penyebrangan Orang (JPO) kini tak lagi diminati pejalan kaki. Sebagian orang mengaku enggan menyeberang karena kondisi JPO yang tidak terawat.

Okto Risdianto Manulang mengatakan ada beberapa faktor yang mempengaruhi JPO di Kota Semarang tidak lagi diminati pejalan kaki, yaitu karena kurangnya desain yg menarik dan juga kurangnya perawatan, sehingga membahayakan pejalan kaki yang akan menggunakan JPO. Kusnandir menyebutkan ada 25 JPO di Kota Semarang yang tersebar di beberapa wilayah, diantaranya Perintis Kemerdekaan dan Kaligawe. Dari 25 JPO yang ada, 15 dinyatakan layak, 9 tidak layak, dan 1 perlu dibongkar.

Agung Budi Margono menyampaikan bahwa DPRD Kota Semarang mendorong secara fungsi maupun teknis, Pemerintah diharapkan melakukan study terhadap kebutuhan sebenarnya, terutama mana yang bisa dikerjasamakan. Jangan sampai fungsi utama dari JPO dikalahkan fungsi lainnya. Agung berharap Pemerintah dapat memperhatikan hal-hal yang sudah disampaikan untuk membenahi JPO tak layak demi kenyamanan dan keselamatan para pengguna jalan.