Dialog Interaktif bersama DPRD Kota Semarang dengan tema Penataan Pasar Modern dan Pasar Tradisional
Dialog Interaktif bersama DPRD Kota Semarang dengan tema "Penataan Pasar Modern dan Pasar Tradisional" diselenggarakan di Studio Kompas TV pada hari Senin (22/7). Wakil Ketua DPRD Kota Semarang Joko Santoso, Sekretaris Dinas Perdagangan Nurkholis, dan Guru Besar Fak Ekonomi UNDIP Semarang dan Pengamat Politik Prof. Dr. FX Sugianto, MS. hadir sebagai narasumber. Dalam dialog tersebut Joko Santoso menyampaikan, dalam penataan pasar tradisional dan pasar modern Pemerintah Kota harus lebih tegas dalam menjalankan Peraturan Daerah yang ada. Misalnya, Pasar Modern harus menggandeng teman-teman UKM, kemudian kelengkapan perijinan pasar modern serta zonasi untuk pasar modern dan pasar tradisional harus jelas agar tidak ada pihak yang dirugikan.
.
Seperti yang disampaikan Nurkholis, revitalisasi pasar tradisional yang sesuai dengan Pasar SNI juga harus memperhatikan berbagai aspek seperti tempat, luas pasar, kenyamanan berbelanja serta design pasar. Untuk saat ini kendalanya ada pada jumlah pedagang dan luas tempat yang ada tidak memadai. Sarana dan prasarana yang ada di pasar tradisional harus seperti di pasar modern misalnya lahan parkir, jika ada pasar dengan design bangunan bertingkat maka sebisa mungkin disediakan lahan parkir di setiap lantai supaya pembeli dapat menjangkau kebutuhan dengan mudah dan cepat. Dari segi ekonomi FX Sugiyanto menambahkan, revitalisasi pasar tradisional harus melibatkan para pelaku pasar tradisional agar ketradisionalan pasar dapat dipertahankan, karena pasar tradisional itu masuk dalam anggaran pemerintah maka diharapkan fasilitasnya bisa seperti pasar modern.
